Minggu, 05 April 2015

LIFESTYLE

SAMSUNG SMARTPHONE

Samsung, siapa yang tidak kenal dengan nama tersebut? tentu hampir mayoritas orang,terutama orang perkotaan mengetahui merk tersebut. Bisa diakui bahwa merk tersebut berkembang karena faktor dari iklan dan publikasi yang sangat dahsyat kepada masyarakat. Bisa dilihat dari berbagai iklan yang ditampilkan dari mulai billboard,iklan tv,cetak,dan lain-lain.

Image result for iklan samsungImage result for iklan samsungImage result for iklan samsungImage result for iklan samsung

1.Sejarah SAMSUNG

Bicara tentang Sejarah Samsung tidak lepas dari Lee Byung-chul yang mendirikan perusahaan di tahun 1938. Dari Samsung Sanghoe hingga sekarang menjadi perusahaan yang bergerak di berbagai bidang dan beroperasi di 58 negara serta memiliki lebih dari 208.000 pekerja

Samsung Group atau sering disebut Samsung adalah sebuah perusahaan konglomerat multinasional Korea Selatan yang berkantor pusat di Samsung Town, Seoul. Samsung Group terdiri dari berbagai anak perusahaan dan bisnis afiliasi, kebanyakan dari mereka bersatu di bawah merek Samsung, dan merupakan bisnis konglomerat yang terbesar di Korea Selatan.

Lokasi Kantor Samsung Town
Lokasi Kantor Samsung Town__by wikipedia.org

Samsung awalnya berdiri sebagai perusahaan perdagangan. Selama tiga dekade berikutnya kelompok diversifikasi ke bidang termasuk pengolahan makanan, tekstil, asuransi, sekuritas dan eceran. Samsung memasuki industri elektronik di akhir 1960-an dan industri konstruksi dan pembuatan kapal di pertengahan 1970-an; daerah-daerah tersebut akan mendorong pertumbuhan selanjutnya.

Didirikan 1938
Pendiri Lee Byung-chull
Kantor pusat Samsung Town, Seoul, South Korea
Daerah layanan Worldwide
Tokoh penting Lee Kun-hee (Chairman and CEO)
Lee Soo-bin (President, CEO of Samsung Life Insurance)
Produk Apparel, chemicals, consumer electronics, electronic components, medical equipment, precision instruments, semiconductors, ships, telecommunications equipment
Jasa Advertising, construction, entertainment, financial services, hospitality, information and communications technology services, medical services, retail 


Pada tahun 1938, Lee Byung-Chull (1910-1987) dari keluarga pemilik tanah besar di daerah Uiryeong datang ke kota Daegu dekatnya dan mendirikan Samsung Sanghoe, sebuah perusahaan perdagangan kecil dengan empat puluh karyawan yang berlokasi di Su-dong (sekarang Ingyo-dong).
Menurut pendiri Samsung Group, arti dari kata hanja Korea Samsung, adalah “tristar” atau “tiga bintang”. Kata “tiga” merupakan sesuatu yang “besar, banyak dan kuat”.

Dari 1938 sejak berdirinya Samsung, Perusahaan menjadi makmur, kemudian Lee memindahkan kantor pusatnya ke Seoul pada tahun 1947 . Ketika Perang Korea pecah, ia terpaksa meninggalkan Seoul dan memulai penyulingan gula di Busan bernama Cheil Jedang.

Kemudian Samsung Group bersama dengan Cho Hong-jai (pendiri Hyosung kelompok) berinvestasi dalam sebuah perusahaan baru bernama Samsung Mulsan Gongsa, atau Samsung Trading Corporation.

Perusahaan perdagangan tumbuh menjadi yang sekarang dikenal Samsung C & T Corporation. Tapi setelah beberapa tahun Cho dan Lee dipisahkan karena perbedaan manajemen antara mereka.
Pada tahun 1954, Lee mendirikan Cheil Mojik dan membangun pabrik di Chimsan-dong, Daegu. Itu adalah pabrik wol terbesar yang pernah di negeri ini dan perusahaan mengambil pada aspek sebuah perusahaan besar.

Pada akhir 1960-an, Samsung Group masuk ke dalam industri elektronik. Ini membentuk beberapa divisi elektronik terkait, seperti Samsung Electronics Devices, Samsung Electro-Mechanics, Samsung Corning, dan Samsung Semiconductor & Telecommunications, dan membuat fasilitas di Suwon. Produk pertama adalah satu set televisi hitam-putih.

Pada tahun 1980, Samsung mengakuisisi Gumi berbasis Hanguk Jeonja Tongsin dan memasuki industri hardware telekomunikasi. Produk awalnya adalah switchboards. Fasilitas ini dikembangkan ke dalam sistem telepon dan faks yang kemudian menjadi manufaktur ponsel Samsung. Perusahaan  yang diakuisisi tersebut dikelompokkan dibawah bendera Samsung Electronics.

The SPC-1000, diperkenalkan pada tahun 1982, adalah komputer pribadi pertama Samsung (pasar Korea saja) dan menggunakan pita kaset audio untuk memuat dan menyimpan data – floppy drive adalah opsional.

Pada tahun 1987, pendiri samsung (Lee) meninggal. Kemudian Samsung Group terpecah menjadi empat kelompok; Samsung Group, Shinsegae Group, CJ Group and Hansol Group.
Sejak 1990-an Samsung telah semakin menglobal kegiatannya dalam bidang elektronik, khususnya ponsel dan semikonduktor. Dari sini Samsung mulai mendirikan berbagai anak perusahaan dan bisnis afiliasi, kebanyakan dari mereka bersatu di bawah merek Samsung;
  • Samsung Electronics
  • Samsung Motors
  • Samsung Life Insurance
  • Samsung Fire & Marine Insurance
  • Samsung Heavy Industries
  • Samsung C&T
  • Samsung SDS
  • Samsung Techwin, dll.
Walaupun begitu banyak anak perusahaan dari Samsung, namun samsung lebih dikenal dibidang elektronik “Samsung Electronics Co, ltd.”.

Samsung memiliki pengaruh yang kuat pada Korea Selatan pembangunan ekonomi, politik, media dan budaya, dan telah menjadi kekuatan pendorong utama di balik “Keajaiban di Sungai Han”. Seperlima dari total ekspor Korea Selatan dari produk-produk besutan Samsung.
Pada 2013, Samsung mulai konstruksi pada bangunan terbesar pabrik ponsel dunia di provinsi Thai Nguyen dari Vietnam. Samsung telah mampu mencapai pangsa pasar terbesar hampir 31% di segmen smartphone global, pada 2013.

2. ANALISIS TVC SAMSUNG GALAXY S5

 https://www.youtube.com/watch?v=E6MhcTStADU

Ikon yang terkandung dalam iklan tersebut adalah smartphone samsung s5, karena di iklan tersebut pihak samsung ingin menunjukan desain dari tampilan smartphone s5 tersebut isa di liat dari detail pengambilan gambar.

Kesan dari iklan yang ingin di sampaikan bahwa Samsung galaxy s5 adalah sebuah smartphone yang tampil elegan, dan terlihat untuk kalangan kelas menengah atas.

contoh orang-orang yang cocok untuk memakai smartphone samsung tersebut :
Image result for people samsung galaxy s5
Image result for people samsung galaxy s5

Image result for people samsung galaxy s5

Image result for people samsung galaxy s5
Image result for people samsung galaxy s5

STUDI BUDAYA 30 MARET 2015

LIFE STYLE

Konsumsi : Proses menghabiskan/menggunakan objek-objek tertentu.

KONSEP KONSUMSI
 
 Zaman pra-modern
- jumlah produksi terbatas
- produksi ditujukan untuk memenuhi kebutuhan manusia

Modern - sekarang
- adanya mesin - produksi massal dan homogen
- manusia dipaksa untuk mengkonsumsi terus menerus karena terlalu banyak proses produksi, butuh ataupun tidak butuh
- barang atau jasa hasil produksi dijadikan komoditas (yang bisa dijual dan dibeli)
- adanya KANIBALISME (benda/jasa yang diluncurkan terbaru akan mengkanibali benda yang dirilis sebelumnya. Barang-barang sebelumnya dianggap sudah ketinggalan jaman.
contoh : Nokia yang sering meluncurkan tipe-tipe hp baru untuk menyingkirkan tipe-tipe hp yang lama
- "GUE BANGET" (barang/jasa yang dibuat spesial untuk orang-orang tertentu.

Post Modernism
- mengizinkan orang untuk memilih cara hidup sesuai kehendaknya (tidak harus sesuai agama, dan tidak lagi mendewakan teknologi dan ilmu pengetahuan)
- terjadi perubahan pada proses konsumsi manusia

NEEDS VS WANTS
Baudrillad : yang dikonsumsi bukan nilai gunanya, tapi nilai simbolis yang sifatnya abstrak dan terkonstruksi.
  • konsumsi membutuhkan manipulasi simbol-simbol secara aktif, untuk memanjakan hasrat (seluruh indera), contoh : jika kamu memakai sampo X, maka kamu adalah pecinta lingkungan. jika kamu memakai sepatu/tas X, maka kamu adalah seorang traveler sejati. Jika kamu minum Z, maka kamu adalah party-goers
contoh : Sabun Lifebuoy adalah sabun keluarga, sabun kesehatan. Ibu (sebagai target marketnya, yang biasanya membeli sabun tsb.) membeli nilai pada produk Lifebuoy tsb.

Dengan pergeseran pola konsumsi, maka muncullah budaya konsumen, sehingga terjadi pergeseran makna konsumsi.
Konsumsi adalah proses objektifikasi, mengeksternalisasi dan menginternalisasi diri lewat obyek-obyek sebagai medianya (Yasraf Amir Pilliang)

GAYA HIDUP : DEFINISI
  • adalah pola/cara hidup seseorang di dunia yang diekspresikan dalam aktivitas, minat, dan opininya.
  • secara umum : pola/cara bagaimana orang menghabiskan waktunya (aktivitas), apa yang penting orang pertimbangkan pada lingkungan (minat), dan apa yang orang pikirkan tentang diri sendiri dan dunia di sekitar (opini)
  • kata kunci : aktivitas, minat, dan opini
Orang bisa memilih, mau hidup seperti apa, kemudian produsen 'menyesuaikan' produk dengan aktivitas, minat, dan opini.

STUDI BUDAYA 23 MARRET 2015

Gender dibedakan berdasarkan budaya :

Maskulin & Feminin

Sedangkan Sex dibedakan berdasarkan jenis kelamin atau ciri fisik :
Payudara, Jakun, Kumis, Janggut, dan alat kelamin

Laki-laki merupakan sosok yang superior
Perempuan merupakan sosok yang inferior. 
Banyak orang mengatakan bahwa perempuan harus bisa masak, feminin, anggun, bisa menjahit dll. Lama kelamaan hal itu dianggap sebagai ideologi.


GENDER TYPING
Merupakan proses dimana seorang anak menyadari gendernya dan bertindak sesuai dengan nilai dan atribut tersebut.
Proses bagaimana si anak menyadari gendernya adalah dengan adanya orang-orang disekitarnya yang mempengaruhi.
contoh :
  • anak laki-laki tidak boleh main boneka
  • anak laki-laki memakai pakaian berwarna biru dan menggunakan celana
  • anak perempuan tidak boleh memanjat pohon
  • anak perempuan memakai pakaian berwarna pink dan menggunakan rok
Laki-laki adalah sosok superior, jadi akan dianggap aneh dan turun kelas jika mengerjakan pekerjaan perempuan. Misalnya menjadi make up artis atau ber dandan
Perempuan adalah sosok inferior, jadi akan dianggap hebat dan naik kelas jika mengerjakan pekerjaan laki-laki. Misalnya menjadi manager perusahaan atau mandor

GENDER BASED BELIEF
Merupakan kepercayaan yang dimiliki oleh seorang anak berdasarkan proses gender typing.
contohnya : anak perempuan yang bermain masak-masakan karena beranggapan bahwa perempuan harus bisa memasak nantinya.

SEX & GENDER

GENDER STEREOTYPES
  • Generalisasi sederhana tentang atribut, perbedaan, peran individu, atau kelompok
  • Berdasarkan asumsi, jarang dikomunikasikan lagi dengan individu yang bersangkutan. Contoh : orang Jawa biasanya medok, lambat/lenje (padahal tidak semua orang Jawa seperti itu)
  • Bisa positif dan negatif
Contoh generalisasi terhadap gender dan kaitannya pada sex :
  • perempuan harus keibuan dan bisa masak
  • laki-laki harus macho dan bisa mencari uang


EMPAT GENDER STEREOTYPES

SIFAT
Perempuan diharapkan untuk menjadi pasif dan penurut, sedangkan laki-laki diharapkan untuk menjadi percaya diri dan agresif.

PERILAKU
Kegiatan domestik lebih baik dikerjakan oleh perempuan (mengurus anak, masak, dll), sedangkan kegiatan luar dikerjakan oleh laki-laki (memperbaiki listrik, memperbaiki mobil,dll).

PEKERJAAN
Perempuan lebih cocok dengan pekerjaan seperti sekretaris, perawat, hairstyles, sedangkan laki-laki lebih cocok dengan pekerjaan seperti montir, engineer, pekerja bangunan, dll.

PENAMPILAN FISIK

Perempuan biasanya mungil, anggun, feminin, sedangkan laki-laki biasanya tinggi, berbahu lebar.


GENDER ROLES
Merupakan seperangkat nilai yang diterapkan pada laki-laki dan perempuan oleh masyarakat. Nilai-nilai tersebut dipengaruhi dengan norma sosial.
contoh : laki-laki harus maskulin, bisa memimpin dan bekerja, sedangkan perempuan harus feminin, bisa masak dan mengurus keluarga.


STEREOTYPES GENDER DALAM BENDA 
Ada benda yang biasanya dipakai perempuan (feminin) dan ada benda yang dipakai laki-laki (maskulin).
Penentunya didasarkan oleh :
  • adopsi sifat feminin dan maskulin
contoh : perempuan (lembut, bunga-bunga, warna-warna yang soft) , laki-laki (kaku, garis tegas, warna biru atau warna gelap)

  • ruang kerja
contoh : perempuan dengan peralatan dapur, laki-laki dengan peralatan otomotif
  • fungsi-fungsi fisik
contoh : perempuan (pembalut, bra, tiara) , laki-laki (dasi)

STEREOTYPES DALAM TONTONAN
Perempuan :
  • simbol : keibuan, feminin, baik-baik
  • domestifikasi : berkeluarga, menjadi ibu rumah tangga, hidup bahagia, mementingkan kecantikan
  • objek seks : menjadi tontonan agar film menjadi menarik
Laki-laki :
  • simbol : macho/maskulin, gagah, kuat
  • beraktivitas diluar rumah
  • penakluk

Minggu, 22 Maret 2015

STUDI BUDAYA 16 MARET 2015

ANALISA HEGEMONI DAN MEDIA MASSA.

pada postingan kali ini saya akan membahas tingkat popularitas seseoang di lihat dari tempat gaulnya. tempat gaul yang akan di bahas adalah kafe.




dimana kafe saat ini bisa di jadikan tolak ukur tingkat kegaulan seseoang. contohnya,bila tidak ke kafe di bilang tidak gaul, lalu bila kurang update soal kafe terbaru juga di bilang kurang gaul.
media sosial pun mengambil alih banyak peranan penting. contohnya bila "check in" di suatu kafe atau memposting foto kafe baru bisa dikatakan gaul,dengan memamerkan hal tersebut kepada teman di media sosial. Hal ini memberi dampak positif maupun negatif bagi diri sendiri maupun orang lain.

STUDI BUDAYA 9 MARET 2015

Pluralisme dalam Post Modern

  • Memuaskan Keinginan
  • Manusia Mempunyai Identitas
  • Semua Orang Ingin Bebas
  • Berkelompok Fanatik
  • Social Media
  • Antitesis Modern

BRICOLAGE :
Memanfaatkan segala aspek disekitar tanpa melihat fungsinya
Mencampur genre & gaya yang ada tanpa memikirkan konteks
contoh :
Menggunakan Rompi Anti Peluru sebagai rompi untuk berkendara

PASTICHE :
Kebudayaan yang diambil suka-suka untuk diri sendiri
Contoh :
Penggunaan tattoo dan anting


PLURALISME MENIMBULKAN :

  • Parodi :  Kebudayaan yang diambil suka-suka dengan tujuan menyindir (bersifat mengejek)
  • Dekonstruksi : Penghancuran nilai yang sudah diterima masyarakat

STUDI BUDAYA 2 MARET 2015

PRA MODERN / PRA REVOLUSI INDUSTRI

  • Kekuasaan Gereja
  • Tuhan adalah pusat segala pemikiran, kebudayaan dan masyarakat.
  • Masyarakat tidak memiliki hak untuk mencari tahu, didoktrin dan didikte oleh pemuka agama
  • Kehidupan masyarakat bersifat hierarkis/berjenjang
  • Pemuka agama----raja/bangsawan----rakyat
  • Abad pertengahan








MODERN
  • Penjajahan (Kolonialisme/Imperialisme) : Menjajah kemudian membentuk koloni bangsa lain untuk mendapatkan sumber daya alam  
  • Perang pemanfaatan teknologi dan sains untuk menciptakan senjata-senjata perang. 
  • Perang Dunia I & II
  • Perusakan alam-manusia adalah sumber dari segalanya, yang lain = obyek, termasuk alam. Alam dieksploitasi demi kemajuan produksi 
  • Dalam produk ‘Form follow function’ – bentuk mengikuti fungsi, serba kaku, tidak ada kebebasan berekspresi dalam berkarya. 



Sikap Modernisme :
  • Pandangan dualistik/dua kutub : Subyek dan obyek. Manusia subyek, alam obyek.
  • Dalam produksi, manusia kemudian dijadikan obyek produksi. Manusia dan masyarakat dijadikan mesin
  • Sains dan Teknologi menjadi kebenaran tertinggi. Norma dan religiusitas terpinggirkan
  • Lahirnya  materialisme/sikap-sikap materialistis-semakin banyak material yang dimiliki, maka seseorang akan semakin bertahan hidup. Orang hanya mengejar materi
  • Lahirnya militerisme-karena kekuatan feodal/raja-raja sudah tidak berkuasa, cara untuk membuat masyarakat teratur adalah dengan adanya (kekuatan) militer.
  • Tribalisme-kekuataan yang dimiliki oleh budaya/suku terkuat , kalau tidak mau mengikuti kebudayaan yang berjaya, dilenyapkan à Hitler, camp konsentrasi Auschwitz yang membantai Yahudi di Eropa.



POST MODERN (>>1960-1970)

  • Post modern-pemikiran-pemikiran yang timbul pasca masa modern. – antitesis modern.
  • Muncul pemikiran bahwa modernisme tidak berhasil memenuhi janjinya untuk mensejahterakan rakyat/memberikan keadilan & kemakmuran.
  • Ada anggapan bahwa modernisme sama saja dengan bentuk penjajahan. Pra modern- dijajah gereja, modern à dijajah ilmu pengetahuan dan kaum kapitalis.


Hal-hal dalam pemikiran postmodernisme:
  • Pemikiran diganti oleh keinginan. Selama masa modern, manusia ‘diharuskan’ untukberpikir fungsional, tidak dibebaskan berkehendak.
  • Penalaran diganti oleh emosi. Selama masa modern, manusia dianggap robot/mesin. Manusia dianggap tidak memiliki emosi, bergerak berdasarkan nalar (survival)
  • Kebenaran, sama dengan kekuatan/kekuasaan. Siapa yang menemukan kebenaran ia-lah yang seharusnya ‘didengar’

Kemunculan identitas diri/kelompok :

- Selama masa modernisme, identitas seolah lebur, manusia dijadikan robot/mesin.
- Di masa post modernisme, manusia punya hak untuk berekspresi sesuai dengan keinginan dirinya.
 Karakteristik budaya postmodern :
  • Tidak menentukan-masyarakat diberi kebebasan untuk melakukan apa yang ia mau
  • Terfragmentasi/terbagi-bagi-tidak adanya titik pusat yang menentukan segala sesuatu, pluralisme
  • Tidak memercayai semua hal universal-semua hal relatif.

Rabu, 04 Maret 2015

5. Kesimpulan

Ikon, Indeks dan simbol sangat berperan penting dalam suatu film. dari mulai adegan per adegan tidak mungkin lepas dari yang nama nya Ikon, Indeks dan simbol. tanpa adanya ke tiga hal tersebut maka sudah di pastikan tidak akan terbentuk suatu film baik dari segi audio maupun visual. Karena ketiga hal tersebutlah yang secara disadari ataupun tidak yang dapat membentuk karakter suatu film.